Konfigurasi Dasar + WLAN (WPA2-PSK)
Modul praktik konfigurasi dasar router MikroTik ditambah jaringan Wi-Fi berpassword WPA2-PSK: IP wlan1, DHCP Server, Security Profile, dan SSID.
Daftar isi
- Perencanaan IP Address
- 1. Koneksi fisik dan login Winbox
- 2. Konfigurasi DHCP Client (mendapatkan IP internet)
- 3. Tes koneksi internet router
- 4. Mengaktifkan WLAN1 dan menambahkan IP address
- 5. Konfigurasi NAT masquerade
- 6. Menyiapkan DHCP Server (ether2 dan wlan1)
- 7. Membuat Security Profile (password Wi-Fi)
- 8. Setting pemancar wireless (wlan1)
- Hasil pengujian dan verifikasi
Perencanaan IP Address
Tutorial ini menggabungkan konfigurasi dasar router dengan jaringan Wi-Fi ber-password (WPA2-PSK). Modem ISP dihubungkan ke ether1, PC Admin ke ether2, dan perangkat nirkabel terhubung lewat wlan1.
| Port | Peran | Pengaturan |
|---|---|---|
ether1 | WAN / ISP | DHCP Client (otomatis mendapat IP dari modem) |
ether2 | Client LAN (kabel) | 192.168.20.1/24 |
wlan1 | Wi-Fi client | 192.168.30.1/24 |
1. Koneksi fisik dan login Winbox
Sambungkan modem ISP ke port ether1 dan PC Admin ke port ether2.
- Buka Winbox, lalu klik tab Neighbors.
- Klik MAC Address MikroTik Anda.
- Isi Username:
admin(password dikosongkan), klik Connect.
2. Konfigurasi DHCP Client (mendapatkan IP internet)
Menghubungkan router ke jaringan internet modem secara otomatis.
- Buka menu
IP→DHCP Client. - Klik tombol + (Add).
- Pilih Interface:
ether1. - Centang
Use Peer DNSdanUse Peer NTP. - Klik Apply lalu OK (pastikan status tertera
bound).
3. Tes koneksi internet router
Memastikan status koneksi internet dari router ke luar.
- Buka menu
New Terminal. - Ketik perintah
ping google.comlalu tekan Enter. - Jika muncul balasan paket data TTL/ms, tandanya router berhasil terkoneksi ke internet. Tekan
Ctrl + Cuntuk menghentikan tes.
4. Mengaktifkan WLAN1 dan menambahkan IP address
Memberikan alokasi IP Address untuk jalur kabel ether2 dan jaringan nirkabel wlan1.
- Aktifkan WLAN1: masuk menu
Wireless→ klikwlan1→ klik ikon centang biru (✓). - IP Ether2: klik
IP→Addresses→ klik + → Address192.168.20.1/24pada Interfaceether2→ klik OK. - IP WLAN1: klik tombol + lagi → Address
192.168.30.1/24pada Interfacewlan1→ klik OK.
5. Konfigurasi NAT masquerade
Mentranslasikan IP lokal agar perangkat client terhubung ke akses internet publik.
- Klik
IP→Firewall→ tabNAT. - Klik tombol + (Add).
- Tab General → Out. Interface:
ether1. - Tab Action → Action:
masquerade. - Klik Apply → OK.
6. Menyiapkan DHCP Server (ether2 dan wlan1)
Membagikan IP Address otomatis kepada perangkat yang terhubung melalui kabel maupun Wi-Fi.
- DHCP Ether2: klik
IP→DHCP Server→ klik DHCP Setup → Select Interfaceether2→ klik Next sampai selesai. - DHCP WLAN1: klik tombol DHCP Setup lagi → Select Interface
wlan1→ klik Next sampai selesai.
7. Membuat Security Profile (password Wi-Fi)
Membuat enkripsi pengamanan Wi-Fi agar hanya pengguna berkepentingan yang bisa terhubung.
- Masuk ke menu
Wireless→ pilih tabSecurity Profiles. - Klik tombol + (Add).
- Isi parameter berikut:
- Name:
chafidzpw - Authentication Types: centang
WPA PSKdanWPA2 PSK - WPA2 Pre-Shared Key:
12345678(kata sandi Wi-Fi)
- Name:
- Klik Apply → OK.
12345678 hanya contoh untuk latihan. Untuk jaringan yang dipakai sungguhan, gunakan password yang lebih panjang dan unik.8. Setting pemancar wireless (wlan1)
Mengaktifkan pemancar Wi-Fi dengan nama SSID dan password yang telah dibuat.
- Masuk ke tab
WiFi Interfaces→ klik ganda padawlan1. - Buka tab Wireless, lalu atur opsi berikut:
- Mode:
ap bridge - Band:
2GHz-B/G/N - SSID:
Chafidz Network - Security Profile:
chafidzpw
- Mode:
- Klik Apply → OK.
Hasil pengujian dan verifikasi
- Buka menu pencarian Wi-Fi di HP atau laptop client.
- Pilih jaringan dengan nama SSID
Chafidz Network. - Masukkan kata sandi Wi-Fi
12345678lalu klik Connect. - Pastikan perangkat mendapatkan alokasi IP otomatis pada range
192.168.30.xdan bisa mengakses internet dengan lancar.