NUXS ENVIRONMENT

Konfigurasi Dasar Router MikroTik (LAN)

Konfigurasi Dasar Router MikroTik (LAN)

Modul praktik konfigurasi dasar router MikroTik: DHCP Client pada ether1, IP Address ether2, NAT masquerade, dan DHCP Server untuk client.

Perencanaan IP Address

Modul praktik ini menyiapkan router MikroTik sebagai gateway jaringan lokal (LAN). Modem ISP dihubungkan ke ether1, sedangkan komputer client dihubungkan ke ether2.

PortPeranPengaturan
ether1WAN / ISPDHCP Client (otomatis mendapat IP dari modem)
ether2Client LAN192.168.20.1/24 dengan DHCP Server aktif
Semua langkah memakai aplikasi Winbox (antarmuka grafis). Jika lebih suka terminal, perintah setaranya ada di bagian paling bawah.

1. Menghubungkan kabel dan login Winbox

Hubungkan kabel LAN dari modem ISP ke port ether1 MikroTik, dan kabel LAN dari PC Admin ke port ether2.

  1. Buka aplikasi Winbox pada PC Admin.
  2. Masuk ke tab Neighbors, lalu klik MAC Address MikroTik Anda.
  3. Isi Username: admin (password dikosongkan), lalu klik Connect.

2. Konfigurasi DHCP Client (jalur internet ether1)

Mengatur port WAN agar mendapat IP Address dan akses DNS secara otomatis dari modem ISP.

  1. Pilih menu IP → DHCP Client.
  2. Klik ikon + (Add).
  3. Ubah pilihan Interface menjadi ether1.
  4. Pastikan opsi Use Peer DNS dan Use Peer NTP telah tercentang.
  5. Klik Apply → OK. Pastikan statusnya berubah menjadi bound.

3. Pengujian koneksi internet router

Memastikan router MikroTik sudah dapat terhubung ke internet sebelum internetnya dibagikan ke client.

  1. Buka menu New Terminal di sidebar Winbox.
  2. Ketik perintah ping google.com lalu tekan Enter.
  3. Jika mendapat balasan paket data (TTL/ms), tekan Ctrl + C untuk mengakhiri ping.
Jika ping 8.8.8.8 berhasil tetapi ping google.com gagal, masalahnya ada di DNS. Jika keduanya gagal, cek kabel ke modem dan status bound pada DHCP Client.

4. Menambahkan IP Address untuk client (ether2)

Memberikan alokasi IP Address lokal yang berfungsi sebagai gateway pada port client.

  1. Pilih menu IP → Addresses.
  2. Klik tombol + (Add).
  3. Isi kolom Address: 192.168.20.1/24.
  4. Pilih Interface: ether2.
  5. Klik Apply lalu OK.

5. Konfigurasi NAT masquerade

Menerjemahkan IP lokal agar seluruh komputer client di ether2 dapat berselancar ke internet.

  1. Buka menu IP → Firewall, lalu pilih tab NAT.
  2. Klik tombol + (Add).
  3. Pada tab General, atur Out. Interface ke ether1.
  4. Pindah ke tab Action, ubah opsi Action menjadi masquerade.
  5. Klik Apply → OK.

6. Konfigurasi DHCP Server (ether2)

Membagikan IP Address otomatis kepada setiap PC client yang dicolokkan ke port ether2.

  1. Masuk ke menu IP → DHCP Server.
  2. Klik tombol DHCP Setup.
  3. Pilih DHCP Server Interface ether2, lalu klik Next.
  4. Klik Next pada bagian IP Network, Gateway, dan IP Range.
  5. Pada bagian DNS Servers, pastikan terisi 8.8.8.8 atau IP gateway, lalu klik Next hingga selesai.
Jika memilih IP gateway (192.168.20.1) sebagai DNS client, aktifkan dulu Allow Remote Requests di menu IP → DNS agar router mau menjawab permintaan DNS dari client.

Hasil pengujian dan verifikasi

  1. Cabut dan tancapkan kembali kabel LAN pada PC client agar mendapatkan IP Address baru.
  2. Buka Command Prompt (CMD) di PC client, lalu ketik ipconfig. Pastikan IP yang didapat berada pada rentang 192.168.20.x.
  3. Lakukan tes ping ke Google dengan perintah ping google.com dari CMD PC client.
  4. Buka web browser dan coba akses sebuah situs untuk memastikan jaringan internet berjalan lancar.

Alternatif: lewat terminal (opsional)

Bagi yang ingin lebih cepat, seluruh langkah 2 sampai 6 bisa dijalankan sekaligus di New Terminal. Hasilnya sama persis dengan langkah lewat Winbox di atas.

Terminal
/ip dhcp-client add interface=ether1 use-peer-dns=yes use-peer-ntp=yes disabled=no
/ping google.com count=4

/ip address add address=192.168.20.1/24 interface=ether2

/ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade

/ip pool add name=dhcp_pool0 ranges=192.168.20.2-192.168.20.254
/ip dhcp-server add name=dhcp1 interface=ether2 address-pool=dhcp_pool0 disabled=no
/ip dhcp-server network add address=192.168.20.0/24 gateway=192.168.20.1 dns-server=8.8.8.8